INFO TERBARU

Rusa di Pulau Kecil

Habitat rusa di pulau kecil yang kini aktif ditambang oleh PT Aneka Tambang, meski wilayah ini sejak lama dikenal sebagai ruang hidup satwa dan tidak diperuntukkan bagi aktivitas ekstraktif.
Read More

Orde Baru dan Peminggiran Artikulasi Adat

Di Halmahera, munculnya artikulasi adat bukan dikonstruksi untuk penguatan hak-hak kelola yang telah dicabut oleh negara sepanjang 32 tahun Orde Baru. Tapi, justru digunakan sebagai basis legitimasi dari kekuasaan besar dari era lama.
Read More

Visi

Kami membayangkan komunitas-komunitas kepulauan yang berdaulat atas wilayah hidupnya, tangguh menghadapi perubahan sosial–ekologis, dan sejahtera menurut ukuran warga sendiri.

Upaya ini ditempuh melalui proses belajar bersama yang adil, jujur, dan berakar pada pengetahuan lokal, ingatan kolektif, serta tata kelola hidup yang tumbuh dari dalam komunitas.

Misi

  1. Mendorong ketahanan dan kemandirian komunitas
  2. Menemani komunitas sebagai subjek, bukan objek pembangunan
  3. Membuka ruang dialog yang setara dan non-hierarkis.
  4. Bersama komunitas untuk menafsir ulang adat dan tradisi

Sejarah

Salawaku berakar di Teluk Buli, Halmahera Timur, Maluku Utara.

Sejak 2014, melalui Majalah Salawaku, Ruang Bertutur Orang Biasa, kami menghimpun cerita warga sebagai kerja mengingat—mencatat hidup, perubahan, dan ketahanan masyarakat di tanah mereka sendiri.

Kini, Salawaku bekerja sebagai lembaga sosial–ekologis yang melakukan riset, pendidikan kritis, dan advokasi melalui pendampingan yang setara dan bermakna.

Kami belajar bersama warga, merumuskan masalah bersama, dan mencari jalan keluar bersama. Salawaku memilih menjadi Perisai Ingatan, menjaga pengetahuan lokal dan ruang hidup dari lupa dan kerusakan.